Rabu, 12 Agustus 2009

2

Sudah hampir selama sebulan elviana bekerja, ia begitu menikmati suasana ditempat kerjanya tersebut hingga kadang sampai lupa waktu karena sangat sedikit waktu untuk istirahat bahkan saat ia seharusnya liburpun, terkadang ia masuk. hingga elviana merasa memerlukan waktu untuk istirahat, ia pun meminta izin untuk tidak masuk selama 2 hari.

elviana memanfaatkan betul waktu istirahatnya, namun ia terkaget saat ia melihat hand

Selasa, 11 Agustus 2009

1

pagi yang mulai meninggi seolah membangunkan semua orang untuk kembali dari mimpi mereka. terdiam, namun menyilaukan menerobos disela jendela kamar. udara dingin menyurutkan orang untuk beranjak dari tempat tidurnya termasuk elviana.
ka,.ka,. bangun"suara adiknya terdengar lantang dari luar kamar yang dari tadi pagi sudah beberapa kali membangunkan nya,
matanya sekan enggan terbuka, dia menoleh jam dinding yang sudah menunjukan tepat jam 6 pagi, elviana terkaget,ia segera bangkit, karena masih dalam keadaan kurang seimbang ia pun terpelanting kebawah tempat tidurdan braaak, ia terjatuh dan menimbulkan bunyi yang terdengar hingga keluar kamarnya.
"ada apa ka?"
"gak apa-apa"jawab elviana dari dalam sambil merintih menahan rasa sakit sambil mencoba berjalan kekamar mandi.

el, sarappan dulu,."
gak mah, udah kesiangan neh"jawab elviana sambil berlari namun sempat mencium tangan ibunya.

pagi yang tak begitu bersahabat bagi elviana yang terasa dingin menusuk tulang, walau mentari pagi sudah dari tadi nampak namun kabut pagi belum mau beranjak pergi. pagi kota bogor yang sedang musim hujan memang tak menyenangkan bagi semua orang termasuk elviana.
elviana berlari menuju stasiun bogor yang letaknya tak begitu jauh dari rumahnya.
jam sudah menunjukan tepat pukul 6.30, elviana sadar kalo jam sekitar itu kereta akan dapat dipastikan akan dipenuhi oleh orang yang akan bermigrasi ke ibukota jakarta termasuk dirinya, dia masih berlari masuk didepan petugas sambil menunjukan kartu abondemen yang ia miliki, ia kembali berlari sambil mencari kereta dijalur mana yang akan segera diberangkatkan kearah stasiun kota.

Pagi itu merupakan hari bersejarah bagi elviana, setelah ia lulus kuliah ia diterima sebagai customer service di sebuah ritel didaerah tebet jakarta selatan.